6 Cara Trading Crypto untuk Pemula 2022

6 Cara Trading Crypto untuk Pemula 2022

Inbaus.com – Bagi pemula untuk mulai berinvestasi di dunia digital, seperti trading Bitcoin atau perlu dilakukan dalam aset cryptocurrency kita perlu mengetahui cara trading bitcoin.

Cryptocurrency adalah mata uang digital yang tidak terkait dengan negara atau pemerintah mana pun, yang disimpan di basis data terkomputerisas idan diamankan dengan kriptografi melalui teknologi blockchain.

Secara umum, cryptocurrency bisa diperdagangkan sebagai aset digital, sebagai cara untuk mendapatkan keuntungan dari pengembalian investasi.

Saat ini tren trading Bitcoin telah menjadi perhatian banyak orang, baik di luar negeri maupun di Indonesia. Sayangnya, masih banyak pemula belum mengetahui langkah awal untuk mulai trading Bitcoin.

Bagaimana cara trading Bitcoin untuk pemula? Berikut adalah tips dan cara trading bitcoin untuk pemula:

1. Tidak Melakukan Trading Secara Harian

Cara trading Crypto bagi pemula juga sebaiknya tidak dilakukan secara harian, karena sifat Crypto yang mudah berubah. Hal itu membuat harga Crypto bisa naik dan turun drastis dalam beberapa hari.

Tips untuk trader pemula juga harus melihat prospek jangka panjang, agar tidak terjebak dalam kasus ‘panic buying’ dan ‘panic selling’. Ada baiknya, untuk permulaan pemula bisa mencoba investasi Crypto untuk jangka panjang.

2. Buat Strategi Agar Terhindar Dari Penipuan

Untuk melakukan trading Crypto kita juga perlu membuat strategi agar bisa membedakan rekomendasi cryptocurrency asli dari penipuan.

Menurut laporan Action Fraud, penipuan investasi Crypto telah mengalami kenaikan menjadi 7.118 dalam sembilan bulan pertama tahun 2021, hal ini naik 30% dari keseluruhan tahun 2020. Maka dari itu, strategi perlu dilakukan untuk melihat secara kritis suatu proyek atau platform.

3. Pahami Risiko

Bagi pemula trading Crypto dinilai saat ini memiliki kapitalisasi pasar yang cukup besar. Namun, dalam melakukan trading Bitcoin maupun mata uang Crypto lainnya, kita perlu untuk memahami risikonya.

Memahami risiko akan membantu kita untuk meminimalisir kerugian di masa depan, yakni dengan mengatur batas, jangan sampai nilai investasi lebih besar dari kemampuan kita. Seperti diketahui, Bitcoin merupakan aset Crypto paling likuid, artinya Crypto itu mudah untuk diperjual-belikan.

4. Melakukan Fitur Beli Otomatis

Untuk pemula mungkin akan kesulitan membaca pergerakan pasar. Beberapa platform exchange menyediakan fitur beli berulang secara otomatis. Hal ini bisa membantu mengotomatiskan pembelian Crypto, untuk memanfaatkan rata-rata biaya.

Dengan cara trading ini investor Crypto bisa memberi tahu platform untuk membeli jumlah tetap cryptocurrency pilihan mereka setiap bulan. Artinya, mereka bisa mendapatkan sedikit mata uang saat harga sedang tinggi, dan sedikit lebih banyak saat harga rendah.

5. Pahami Prinsip Buy Low dan Sell High

Cara trading Crypto bagi pemula selanjutnya pahami prinsip buy low and sell high, artinya jangan beli Crypto saat harga sedang turun saja. Ada saat di mana harga Crypto sedang turun karena alasan kondisi pasar.

Untuk itu, sebagai pemula bisa memulai trading Crypto dengan nominal kecil, kemudian baru tingkatkan nominal uang yang diperdagangkan secara bertahap saat profit sudah meningkat. Hal itu merupakan gambaran prinsip buy low dan sell high.

6. Melihat Peluang Keuntungan

Mencoba peluang keuntungan (diversifikasi) juga perlu dilakukan dalam aset cryptocurrency. Alih-alih menaruh semua uang dalam 1 aset, sebaiknya lakukan diversifikasi portfolio.

Demikian informasi cara trading Crypto untuk pemula, dan tips sebagai langkah awal bermain Crypto. Sobat Inbaus, tertarik untuk mencobanya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *