6 Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga yang Efektif
6 Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga yang Efektif

6 Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga yang Efektif

Mengelola keuangan rumah tangga secara teratur adalah salah satu kunci sukses menciptakan keluarga harmonis. Apalagi setiap rumah tangga memiliki pendapatan yang berbeda-beda. Sehingga cara mengatur keuangan rumah tangga menyesuaikan dengan besar kecilnya pendapatan.

Bagi yang berpendapatan kecil biasanya kesulitan mengelola keuangan untuk hal-hal seperti dana pendidikan, dana darurat, investasi dan sebagainya. Bahkan tak jarang pertengahan bulan uang telah habis.

Oleh karena itu, setiap rumah tangga perlu mengetahui cara mengatur keuangan rumah tangga agar tujuan keuangan keluarga dapat tercapai. Langsung saja yuk terapkan cara mengatur keuangan rumah tangga yang efektif berikut ini :

Pahami Perbedaan Kebutuhan dan Keinginan

Cara mengatur keuangan rumah yang pertama adalah memahami apa itu kebutuhan dan keinginan. Ketika Anda sudah berumah tangga, sudah pasti ada kebutuhan-kebutuhan yang wajib dipenuhi. Contohnya kebutuhan untuk keperluan sehari-hari seperti makan hingga alokasi pendidikan apabila Anda sudah memiliki buah hati. Namun, pada praktiknya, keuangan rumah tangga tidak hanya digunakan untuk kebutuhan yang bersifat wajib melainkan juga digunakan untuk belanja yang berdasar dari keinginan semata. Celakanya, terkadang kita malah mengalokasikan dana rumah tangga lebih banyak bukan pada kebutuhan tapi keinginan. Padahal, banyak dari keinginan kita yang sebenarnya belum perlu-perlu amat.

Meski begitu, kesemua hal tersebut bukannya dilarang untuk dipenuhi. Artinya, Anda baru boleh mengalokasikan dana untuk hal-hal tersebut setelah kebutuhan primer rumah tangga terpenuhi. Apa saja kebutuhan primer rumah tangga? Yang pertama jelas kebutuhan untuk hidup sehari-hari seperti transportasi, makan, pendidikan anak ataupun cicilan rumah.

BACA JUGA:  10+ Game Penghasil Saldo Dana Tercepat 2022 Terbukti Membayar

Hitung Seluruh Pendapatan

Untuk mengatur keuangan rumah tangga yang efektif, yang perlu Anda lakukan adalah menghitung seluruh pendapatan yang masuk selama satu bulan.

Ini penting dilakukan agar Anda bisa membagi alokasi penghasilan yang Anda miliki ke kebutuhan yang harus Anda penuhi. Ingat, yang pertama harus dipenuhi adalah kebutuhan yang bersifat primer. Dengan menghitung seluruh pendapatan, mengatur keuangan rumah tangga menjadi lebih mudah.

Buat Daftar Pengeluaran Prioritas Bulanan

Daftar ini membantu Anda dalam mengatur keuangan rumah tangga secara efektif. Dengan membuat daftar prioritas, alokasi dan pengeluaran dana rumah tangga menjadi lebih tertata.

Pengeluaran rumah tangga yang masuk daftar prioritas antara lain biaya tagihan listrik, tagihan air, makan sehari-hari / belanja dapur, biaya transport kerja, pendidikan anak apabila sudah memasuki usia sekolah, hingga cicilan kendaraan atau rumah.

Selain membantu mengatur keuangan rumah tangga, daftar ini akan menjadi pengingat bahwa kebutuhan prioritas harus terpenuhi terlebih dahulu baru kemudian bisa dialokasikan untuk kebutuhan sekunder dan tersier.

Siapkan Dana Darurat

Cara mengatur keuangan rumah tangga berikutnya adalah mempersiapkan dana darurat. Dalam menjalani kehidupan berumah tangga, tidak semuanya bisa berjalan mulus sesuai yang direncanakan. Banyak hal yang tiba-tiba saja terjadi di luar rencana.

Contoh yang sering terjadi adalah musibah seperti kecelakaan, PHK, hingga krisis ekonomi yang berskala besar. Apabila salah satu dari ketiga hal tersebut terjadi, maka sumber penghasilan rumah tangga bisa terganggu. Saat itulah manfaat memiliki anggaran dana darurat bisa dirasakan.

Untuk itu, sebagai cara mengatur keuangan rumah tangga yang baik penting bagi Anda untuk mempersiapkan dana darurat. Caranya, selain untuk kebutuhan pokok, sisihkan sebagian dari penghasilan Anda setiap bulan untuk dana darurat. Besarannya relatif bisa 10-30 persen dari penghasilan yang Anda dapat tiap bulannya. Ingat, uang yang Anda sisihkan setiap bulan adalah untuk dana darurat yang hanya digunakan sewaktu-waktu atau dalam keadaan darurat.

BACA JUGA:  Pentingnya Diversifikasi Portofolio Investasi dan Cara Menerapkannya

Jaga Rasio Hutang

Untuk mengatur keuangan rumah tangga, yang paling baik sebenarnya adalah menghindari hutang. Sebab, tagihan dan kewajiban membayar hutang bisa menjadi beban yang membuat keuangan rumah tangga terganggu. Namun, ada sejumlah faktor yang mau tidak mau membuat Anda berhutang.

Sebagai saran, bila terpaksa berhutang, dipergunakan untuk hal-hal yang merupakan kebutuhan pokok namun tidak dapat dipenuhi dalam waktu dekat. Contoh, cicilan rumah. Di luar itu, sebaiknya hindari untuk berhutang.

Selain itu, yang wajib Anda lakukan untuk mengatur keuangan yang baik adalah menjaga rasio utang Anda. Sebisa mungkin, pastikan kewajiban Anda membayar tagihan hutang tidak melebihi 30 persen dari penghasilan yang Anda miliki. Lebih dari itu, keuangan rumah tangga Anda bisa terganggu.

Alokasikan untuk tabungan, asuransi, dan investasi

Selain mengalokasikan penghasilan untuk dana cadangan atau darurat, Anda juga perlu mengalokasikan penghasilan untuk keperluan di luar kebutuhan rutin. Antara lain pengeluaran untuk tabungan, asuransi, dan investasi. Ketiganya termasuk dalam cara mengatur keuangan yang baik.

Ketiganya memiliki manfaat yang tidak sedikit. Tabungan, seperti kita ketahui, jelas berguna untuk keperluan saat ini dan masa depan. Penghasilan yang Anda simpan di tabungan bisa digunakan untuk pengeluaran sehari-hari ataupun keperluan mendadak. Sedangkan asuransi, bermanfaat untuk melindungi diri dari biaya kesehatan. Sementara investasi bisa digunakan sebagai tabungan jangka panjang sehingga uang yang Anda miliki tidak habis begitu saja. Keuntungan yang dihasilkan dari investasi yang Anda lakukan bisa menjamin kehidupan di hari tua nanti.

Leave a Reply

Your email address will not be published.